Postingan

(a)Susila di Negeri Raja

Gambar
Apa saja yang Anda baca jika mencari sebuah berita? Berita politik?Kriminal? Atau berita asusila? Jenis berita yang saya sebutkan terakhir ini sangat disukai banyak orang. Lihat saja di media online jumlah orang yang membaca berita tersebut atau bahkan berkomentar. Berita tentang seksualitas dan perkosaan bukan lagi hal tabu untuk dibicarakan. Sangat miris rasanya membaca berita di sebuah koran lokal yang menuliskan berita asusila di sebuah Kabupaten di Sulawesi Selatan. Apa yang terjadi sebenarnya di negeri arung (raja) tersebut? Sebagai orang Bugis saya tahu bagaimana adat dan gelar kebangsawanan masih dijunjung tinggi mayoritas orang di daerah tersebut. Apa mungkin adat telah hilang dimakan zaman? Belum hilang diingatan tentang seorang PNS yang melakukan tindakan asusila, kini ada lagi tujuh pelaku asusila. Isi berita di salah satu koran lokal. doc:tabloidjubi.com Berita tersebut tentu banyak dibaca orang. Dengan pemberitaan yang mencari sensasi dengan tujuan agar masy...

Untuk Siapa Kamu Berdoa?

Gambar
Awal tahun 2014 setiap orang boleh beresolusi. Berharap cemas agar tahun ini akan lebih baik dari sebelumnya. Tapi, adakah yang berubah dari tahun sebelumnya? Mungkin itu hanya angka-angka di almanak yang berusaha kita maknai bahwa harus ada yang berubah. Entah, kita ingin berubah untuk apa? Supaya kehidupan kita baik-baik saja.Toh, hidup ini tidak akan pernah akan baik-baik saja. Saya tidak habis pikir dengan doa-doa yang dilantunkan setiap orang agar hidupnya akan baik-baik saja di tahun selanjutnya. Bagaimana jika doa itu terkabul dan setiap orang bisa hidup dengan doa dengan kebaikan untuk diri sendiri dan keluarga mereka. Bagaimana dengan orang lain yang tak diucapkan dalam doa.  doc:javanews Orang lain yang harus berdoa sendiri agar hidupnya juga akan lebih baik. Orang-orang yang mungkin tidak bisa merayakan pergantian tahun karena sibuk mencari nafkah. Orang yang terbaring sakit karena tidak memiliki keluarga yang mendoakannya agar cepat sembuh. Orang yang lupa ...

Banci Dipuji dan Dicaci

Tadi saya berniat membeli nasi goreng di warung. Sambil menunggu pesanan saya duduk di depan kursi yang memang disediakan utnuk pengunjung yang berniat untuk membungkus makanan. Saya pun duduk sambil menunggu antrian. Lamuana saya tiba-tiba buyar oleh seorang waria yang berdiri di depan saya sambil membunyikan krecekan. Iaa menyanyi dan sedikit bergoyang walau suaranya sumbang. Entah, lagu apa yang dia nyanyikan. Saya pura-pura tidak peduli dan berusaha tidak melihatnya. Saya teringat dengan mitos di daerah asal saya, bahwa seseorang  jika melihat atau bertemu dengan waria akan mendapatkann sial dalam kurun waktu tiga hari Jum'at. Dengan kata lain selama tiga minggu kesialan akan terjadi. Sedikit percaya saya tak bergeming. Saya teringat dengan waria yang lebih senang dipanggil bu Yuli. Masa lalunya ia bekerja sebagai guru PNS. Boleh dibilang kehidupannya tercukupi dan kelurganya juga dari keluarga baik-baik. Namun pencarian jati diri yang menyebabkan ia memilih menjadi wa...

Belajar dari Media Korea Utara

Gambar
Ribuan artikel yang menyebutkan nama Jang Song Thaek dihapus oleh media pemerintah Korea Utara. Sebanyak 35.000 artikel dihapus setelah terunggah di internet. Jang Song Thaek, paman dari Kim Jong Un pemimpin Korea Utara saat ini diyatakan korupsi dan berencana menggulingkan negara. Oleh arena itu, ia dieksekusi oleh pemerintah Korea Utara. Terlepas dari permasalahan dari ekksekusi tersebut, hal yang ingin saya bahasakan adalah bagaimana pemerintah Korea Utara mampu menguasai media dan pemberitaan terkait Song Thaek. Pemerintah Korut bisa menempatkan berita-berita yang layak atau tidak layak dikonsumsi oleh masyarakatnya. Meskipun dengan berbagai pertimbangan, menghapus semua berita terkait eksekusi tersebut. doc:sherlyhutripermatasari Bandingkan dengan di Indonesia. Segala informasi bisa diakses tanpa campur tangan pemerintah. Mulai dari informasi yang bermanfaat hingga situs porno tentu mudah diperoleh hanya dengan satu jentikan jemari. Mulai dari yang bersifat pribadi h...

Orang 'Pintar' Bisa Terbang

Beberapa hari yang lalau, tersiar berita tentang lelaki yang berani menggali kuburan demi mendapat wangsit dan bisa terbang. Membayangkan saja cukup menyeramkan. Bagaimana bisa seseorang menghilangkan logika dan nalar demi bisa terbang.  Di zaman  yang serba modern ini ternyata kepercayaan tentang supranatural juga masih ada. Dan mungkin tidak akan hilang. Mungkin saja, lelaki ini terinspirasi yang oleh sinetron kolosal yang ditayangkan di stasiun televisi swasta. Para jagoan tanpa menggunakan alat apapun dapat terbang dan bertarung di udara. Begitu pula jika bertarung tak perlu menyentuh lawan. Tiba-tiba saja muncul naga raksasa yang akan melindunginya. Sehingga, kekuatan ini dapat membantunya mengalahkan lawan dan membuatnya terlihat sakti. Tak ada logika (seperti kata Agnes Monica) Kekuatan supranatural tetap saja dibutuhkan meskipun teknologi dan pengetahuan semakin canggih. Bagaimana tidak, kepercayaan supranatural juga tetap dibutuhkan dalam kondisi apapun. Liha...

Ijab Kabul Lewat Dunia Maya

Gambar
Anda ingin menikah dan terkendala ruang dan waktu? Sibuk bekerja dan pasangan Anda berada di tempat yang berbeda? Sulit menentukan waktu yang tepat antara menikah dengan cuti bekerja? Sekarang ini, teknologi bisa mengatasi itu.  doc:eotika.blogspot.com Bagaimana jika Anda memanfaatkan teknologi yang kini sangat canggih. Menggunakan fasilitas media sosial, 3G, skype ataupun teleconference saat akad nikah. Misalnya, mempelai laki-laki berada di tempat berbeda dengan mempelai wanita. Bisa juga menuliskan kuasa melalui blog dan memberikan perwalian kepada seseorang untuk membacakan isi ijab kabul. Ini mungkin hal yang sangat jarang terjadi dan mungkin sedikit aneh. Ide ini mungkin akan menimbulkan kontoversi. Saya memang tidak paham tentang bagaimana tata cara menikah yang sesuai dengan agama yang Anda anut. Tapi, ide ini bisa menjadi perbincangan. Tak mustahil juga suatu saat orang akan menggunakan teknologi untuk menggunakan momen sakral saat mengucapkan ijab kabul....

10 Desember yang Terlupa

Gambar
Kemarin  adalah hari kelahiran saya yang bersamaan dengan peringatan hari hak asasi manusia. Tak ada yang spesial di hari yang seharusnya saya dibanjiri doa dan ucapan selamat. Hanya lima orang terdekat yang mengucapkan selamat bahagia. Mungkin Anda salah satunya. Padahal saya memiliki belasan orang yang saya anggap sangat dekat, tak satupun mengingat momen yang saya anggap penting. Kecewa mungkin, tapi ini hal biasa. Apalah artinya saya... (hahahha melow) doc:ist  Bukan itu sebenarnya yang menjadi kegundahan, saya juga tidak terlalu menyukai perayaan atau sejenisnya. Hal yang menjadi masalah adalah ketika setiap orang menggunakan momen-momen penting berdasarkan peringatan dari media sosial bahwa hari ini adalah hari penting bagi orang lain.  Sebelumnya, saya memang mengubah tanggal kelahiran di media sosial. Dengan tujuan ingin melihat orang-orang yang memang mengingat momen yang saya anggap penting. Tak berharap banyak dengan kondisi orang yang lebih me...