Postingan

Menampilkan postingan dengan label online

Masih Ada Manusia Gerobak

Gambar
Saya cukup kaget melihat dua orang yang dengan santainya tidur di atas gerobak. Satu perempuan dan satunya lagi laki-laki, entah mereka pasangan suami istri atau bukan. Mereka seolah tidak terusik oleh keramaian orang-orang dan sampah di sekitarnya, saya pun tak berani mengganggunya. doc:ist Mungkin mereka telah terbiasa untuk tidur di mana saja, di atas gerobak sampah dan pinggir jalan. Dari wajahnya mereka tampak kelelahan. Mungkin lelah setelah bekerja mencari barang-barang bekas yang terlihat diletakkan di sekitar gerobak mereka. Yah, saya hanya memperkirakan saja. Saya kasihan dan hanya itu yang bisa saya lakukan seperti orang-orang di sekelilingnya. Memandangi dengan iba dan berlalu seperti tak terjadi apa-apa.  Mungkin terlalu banyak melihat pengemis dan peminta-mintadi negeri ini, sehingga melihat orang lain mengalami kesusahan dalam hidupnya menjadi hal biasa. Cukup dengan berkata, saya mensyukuri apa yang saya miliki saat ini.  Hal biasa juga k...

Media Sosial Bikin Kepo

Gambar
Setiap orang seolah berlomba untuk menampilkan wajah dan tulisan di media sosial. Mulai dari aktivitas bangun tidur hingga tidur lagi (sepertil lagu mbah Surip). Ada yang menuliskan hal-hal yang sifatnya pribadi hingga informasi yang sifatnya bermanfaat untuk orang lain. Hal yang positif yang bisa dilakukan di media sosial adalah kita bisa menggalang donasi untuk pasien atau korban bencana alam. Namun, di sisi lain media sosial kadang membuat saya resah. Saat melihat status teman-teman di media sosial yang dengan mudahnya menceritakan masalah pribadi dan keluarga. Jika status yang ditulis sedih, entah mengapa  saya juga seperti merasakan masalah yang dialami oleh si pembuat status. Ekspresi dahi berkerut dan pikiran bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi dengan pemilik akun tersebut. Benar kah dia benar-benar sedih atau hanya spekulasi agar mencari perhatian orang-orang yang membaca statusnya? Apakah mereka tidak bisa menuliskan hal-hal yang menginsipirasi orang lain? At...

Anak Kecil pun Bergoyang

Salah satu BUMN melakukan program kerja dengan dengan berbagai kegiatan. Dalam kegiatan tersebut diselenggarakan berbagai lomba, salah satunya goyang cesar. Lomba ini sepertinya terinspirasi oleh tayangan  hiburan di stasiun swasta.  Acara hiburan yang awalnya ditayangkan pada dini hari menjelang subuh untuk menghibur umat muslim yang melaksanakan sahur. Tapi, belakangan yang acara ini berubah nama dan ditayangkan setiap akhir pekan. Acara yang hanya menampilkan hiburan semata dan tak menampilkan sisi edukasi sedikit pun.  Lihat saja penampilan puluhan penonton yang tanpa malu-malu  bergoyang dengan meliuk-liukkan badannya untuk sekadar mendapat hadiah. Bahkan, tayangan ini justru mengeksplorasi kehidupan pribadi dan keluarga kru acara tersebut. Belum lagi, adanya perlakuan kekerasan dalam konten acara dengan menyapukan tepung ke wajah para pemain. Dan parahnya diikuti oleh hampir semua tayangan hiburan di stasiun tv lain.  Belum lagi, adanya peniruan da...

Imitasi Secantik Orang Korea

Gambar
Berapa serial korea yang Anda miliki di dalam laptop Anda? Apakah Anda pecinta fanatik K-pop ? Apakah Anda selalu menantikan serial korea di dua stasiun berbeda dalam minggu terakhir ini? Yup, beberapa minggu ini sebuah televisi swasta menayangkan serial korea yang didubing oleh artis Indonesia. Suara artis inilah yang yang menjadi promosi oleh stasiun televisi tersebut. doc:jhuliandroid.blogs Rupanya, promosi ini tidak berlaku bagi rekan saya. Ia lebih memilih film korea di chanel yang berbeda. Mungkin alur cerita di tv berjaringan ini lebih menarik dibandingkan film yang didubing oleh artis ibu kota itu. Sehingga, pilihan chanel lain katanya lebih menarik.   Meskipun, film korea mudah di dapatkan dengan serial yang panjang bisa disimpan bentuk file, namun tetap saja ia tetap menunggu tayang  per episode setiap malam melalui chanel tv berjaringan. Ini hanya satu cerita dari  ribuan pecinta film korea dalam bahasa Korea disebut Hallyu "Korean Wave" (...

Informasi Gratis Lewat Koran Dinding

Gambar
Tak ada yang aneh dari gambar di samping. Seorang Bapak yang sengaja singgah di sebuah koran dinding di sudut Stadion Dipenogoro. Meskipun, menjelang magrib dan suasana mulai gelap, ia memandangi satu persatu lembaran koran  yang khusus dipasang  koran lokal.  doc:ist Entah ia tidak mendapatkan koran di jalan atau mungkin ia lebih memilih membaca koran dengan gratis. Bagi sebagian orang mungkin hal yang wajar dan biasa. Tapi, bagi saya ini hal yang menarik. Di tengah maraknya media cetak yang mengurangi oplah penerbitannya karena tergerus media online. Justru ada media yang secara gratis membagi informasi. Tanpa memikirkan keuntungan melalui penjualan koran secara eceran.  Di sisi lain, saya juga salut dengan Bapak dan orang-orang yang menyempatkan waktunya untuk mencari informasi, meskipun, mereka memiliki motif yang berbeda untuk membaca koran. Apalagi dengan kecanggihan teknologi, segala informasi dapat diperoleh melalui internet dalam waktu yang sing...

Lahan Sekolah: (Katanya) Milik Negara

Gambar
Sebuah sekolah SMP di Makassar disegel oleh seseorang yang mengaku pemilik tanah di atas bangunan di mana sekolah itu didirikan. Sehingga sekira 1000 siswa tidak dapat melakukan aktivitas belajar hingga waktu yang tidak ditentukan. Ini bukan pertama kali terjadi, banyak kasus sekolah yang sekian tahun didirikan tiba-tiba diklaim sebagai milik individu. Tak sedikit sekolah yang menjadi sengketa, kemudian dimenangkan oleh pihak yang mengklaim. Tentu saja yang menjadi korban bukan pemerintah atau pemilik tanah tersebut, tapi pelajar-pelajar yang tidak tahu persoalan. doc:news.radartobatuan.com Ujung-ujungnya bangunan itu berubah menjadi rumah toko (ruko). Apalagi, jika berada pada lokasi yang strategis dan berada di pusat kota. Nilai tanah akan lebih mahal dan semakin gencarlah oknum tertentu mengklaim tanah tersebut menjadi miliknya. Contohnya, sekolah dasar di depan Universitas Hasanuddin kini telah ditutup dan sekelilingnya dipagari seng. Tidak ada lagi aktivitas belajar m...

Momentcam: Tubuh Ikut Berdusta

Gambar
Pernah menggunakan aplikasi momentcam? Aplikasi yang mampu mengubah wajah dan bentuk tubuh  menjadi kartun lucu. Mungkin Anda akan mencobanya dengan dengan melihat seorang teman menguplad hasil editan foto berbentuk kartun. Unik dan cukup menarik. doc:paneninfo.blogspot.com Tak ada hal yang aneh jika melihat kartun yang ditampilkan sangat mirip dengan kartun yang biasanya hanya ada di dalam komik. Hal yang menarik hampir setiap orang yang memilki aplikasi ini secepat kilat mengupload gambar di media sosial. Sekadar ikut-ikutan, tertarik atau mencoba aplikasi baru. Tak hanya itu, tak sedikit gambar yang ditampilkan menunjukkan bagian  tubuh yang tidak pantas di publikasikan untuk umum. Meskipun, ada yang mengelak bahwa bagian tubuh yang lain bukanlah tubuhnya yang asli.  Nah, apa bedanya dengan foto yang diedit dan menyambungkan dengan tubuh sexy lainnya. Hal yang paling bermasalah, menurut saya beberapa orang yang keseharian menutup tubuhnya dengan pakaia...

Stop Tayangan Manusia Tanpa Kepala

Gambar
Pernah membayangkan di depan Anda tiba-tiba muncul orang yang tiba-tiba membuka helm dan kepalanya ikut terangkat. Ya, saya menyaksikannya sore ini, Sabtu  (16/11) melalui tayangan reality show di sebuah media swasta. Mungkin Anda juga  menyaksikannya.  doc:edukasi.kompas.com Entah tayangan itu setiap hari atau hanya satu episode. Saya juga kurang mengetahuinya. Dalam segmen terakhir dalam adegan itu seorang pengendara motor berhenti di pinggir trotoar. Menunggu orang yang akan melintas di jalan tersebut. Dengan sengaja ia membuka helm dan menyisakan tubuh tanpa kepala. Meskipun adegan ini hanya sulap dan dilakukan siang hari. Menurut saya,  adegan rekayasa itu cukup sadis. Apalagi disiarkan seantero Indonesia. Belum lagi ditayangkan pada   prime time. Entah, apa yang ada maksud dari media tersebut memberikan tayangan seperti itu. Hiburan? Horor? Meningkatkan rating? Saya berpendapat ini pembodohan. Masyarakat sengaja dibodohi dengan tayangan yang t...

Stop Tayangan Manusia Tanpa Kepala

Pernah membayangkan di depan Anda tiba-tiba muncul orang yang tiba-tiba membuka helm dan kepalanya ikut terangkat. Ya, saya menyaksikannya sore ini, Sabtu  (16/11)melalui tayangan reality show di sebuah media swasta. Mungkin Anda juga pernah menyaksikannya.  Entah tayangan itu setiap hari atau hanya satu episode. Saya juga kurang mengetahuinya. Dalam segmen terakhir dalam adegan itu seseorang pengendara motor berhenti di pinggir trotoar. Menunggu orang yang akan melintas di jalan tersebut. Dengan sengaja ia membuka helm dan menyisakan tubuh tanpa kepala. Meskipun adegan ini hanya sulap dan dilakukan siang hari. Menurut saya,  adegan rekayasa itu cukup sadis. Apalagi disiarkan seantero Indonesia. Belum lagi ditayangkan pada prime time. Entah, apa yang ada maksud dari media tersebut memberikan tayangan seperti itu. Hiburan? Horor? Meningkatkan rating? Saya berpendapat ini pembodohan. Masyarakat sengaja dibodohi dengan tayangan yang tidak mendidik.  Mungkin...

Berpikir Tanpa Perlu Eksistensi

Cogito ergo sum "Aku berpikir maka aku ada" . Kalimat yang dikemukakan oleh Descartes ini cukup memberikan gambaran bagaimana manusia seharusnya. Eksistensi manusia ditentukan oleh kemampuannnya berpikir. Kalimat ini biasanya menjadi pembuka bagi seseorang yang belajar filsafat. Terkadang juga kalimat ini diubah menjadi "aku berbelanja maka aku ada" dan beberapa kalimat ubahan lainnya. Namun dari sudut pandang orang kedua, pemikiran ini saya anggap anomali. Bagaimana tidak, keberadaan seseorang ditentukan oleh kemampuannya berpikir. Jika seseorang dianggap kurang berpikir atau tidak menunjukkan hasil pemikirannya maka dia dianggap tidak ada. Kesimpulan itu saya temukan sendiri. Suatu hari saya bertemu dengan seseorang  yang mampu menunjukkan buah pikirnya dibandingkan anggota kelompoknya. Secara otomatis orang-orang di sekelilingnya menganggapnya ada dan hampir setiap keputusan penting membutuhkan persetujuannya. Di satu sisi,  pendapat yang dimilikinya...

Kamera 360: Wajah Halus Tapi Menipu

Gambar
Handphone Anda memiliki aplikasi kamera 360? Kamera yang mampu mengubah tampilan gambar terlihat lebih halus. Misalnya saja, Anda mengambil gambar wajah anda secara portrait akan menghasilkan gambar yang terlihat lebih eksklusif dari biasanya. Dengan sistem edit standar akan menghasilkan gambar yang tak kalah dengan mulusnya artis korea. doc:ist Tak sedikit yang penasaran dengan aplikasi ini. Apalagi melihat wajah mulus beberapa teman yang lama tidak dijumpai. Padahal terakhir bertemu wajah dan tampilannya biasa saja. Tiba-tiba melalui media sosial, tampilannya sudah sangat berubah bak seorang selebritas dari negeri gingseng tersebut. Tak sedikit juga yang mencemooh pengguna aplikasi ini. Apikasi yang memberikan kebohongan akan realitas sebenarnya. Realitas yang mengubah warna kulit mayoritas orang Indonesia yang kecoklatan menjadi putih bersih tanpa noda (seperti iklan detergen yaah..). Kamera ini menciptakan gambar yang abstrak tentang kehidupan seseorang. Satu sis...

Beli Gadget dan Kelas baru

Gambar
Sering kali mendengar teman-teman mengeluh mengenai kondisi handphone yang mulai rusak. Entah karena memang rusak atau gadget keluaran Kanada yang mereka beli beberapa waktu lalu sudah dianggap kuno dan memang tidak bisa bertahan lama. Padahal mulanya gadget ini sangat digemari. Mungkin tergiur oleh handphone baru dengan aplikasi lintas platform. Tergelitik mendengar keluhan tentang handphone yang rusak bersamaan dengan gencarnya promosi menggunakan andro dan ios. Apa ada kaitan atau sekadar kebetulan saja. Setiap orang memiliki alasan yang berbeda untuk memilih berbagai gadget keluaran terbaru. Apalagi secara finansial mampu membeli apapun gadget baru meskipun tidak mengetahui fungsi aplikasi di dalamnya. Saya teringat cerita seorang teman yang ingin bimbingan skripsi. Ia harus mengajari dosennya menggunakan handphone miliknya. Dosen tersebut memiliki handphone tercanggih produk Korea Selatan dan tidak tahu fungsi aplikasi di dalamnya. Alhasil, bimbingan ini diisi dengan teknik ...

Saraba atau Sarabba' Dialek yang Berbeda

Gambar
Akhir-akhir ini saya sering tergelitik melihat iklan di media massa, khususnya televisi. Beberapa konten iklan yang saya maksud adalah konten yang di luar dari konteks yang pahami masyarakat secara umum. Lihat saja iklan nutrisari versi w'dank sarabba. Iklan ini sebenarnya ingin menyampaikan ke penonton mengenai produk terbaru dari nutrisari dengan cita rasa sarabba. Mungkin ada yang bertanya sarabba itu minuman apa? asalnya dari mana? Sarabba ini minuman khas dari Sulawesi Selatan (Sul-Sel) yang terbuat dari jahe, santan dan gula merah. Jadi, semacam wedang jahe. Namun, bagi masyarakat Sulawesi Selatan sebagian besar tidak mengenal istilah wedang untuk minuman dengan tambahan jahe tersebut, kecuali pernah ke tanah jawa atau sekedar tahu melalui media massa. Hal ini yang ingin saya bahas ini bukan tentang bagaimana cita rasa sarabba itu. Tetapi, bagaimana iklan wedang sarabba itu cukup menggelikan beberapa teman saya yang berasal dari Sul-Sel ataupun mungkin masyarakat...